Versi Teks Naruto Chapter 624
Sebelumnya : Naruto Chapter 623
Tampaknya pihak Uchiha juga memiliki rencana yang sama.
Senju Butsuma dan Uchiha Dajima sama-sama terkenal akan
kekuatan mereka setelah berbagai
kekuatan mereka setelah berbagai
pertarungan yang mereka jalani sebelumnyaDan kini,
mereka akan bertarung.
mereka akan bertarung.
Shinobi dilatih untuk tetap berkepala dingin ketika bertarung.
Kalau sampai kau lengah bahkan hanya
Kalau sampai kau lengah bahkan hanya
dalam hitungan detik, maka itu akan menciptakan suatu kemungkinan...
kemungkinan bagi lawan untuk mengakhiri hidupmu.
kemungkinan bagi lawan untuk mengakhiri hidupmu.
Madara dan Hashirama sama-sama berteriak, "Hentikan!!" tapi kedua
belah pihak tetap tak mau berhenti.
belah pihak tetap tak mau berhenti.
Dan parahnya, orang dewasa sadar kalau anaknya mati di depan mata mereka,
hati mereka akan kacau.
hati mereka akan kacau.
Jadi dengan kata lain, pemenangnya akan diputuskan berdasarkan siapa yang
bisa menyerang duluan.
bisa menyerang duluan.
Butsuma dan Dajima sama-sama melesatkan senjata ke arah Izuna dan
Tobirama. Karena seperti apa
Tobirama. Karena seperti apa
yang tadi sudah dijelaskan, matinya sang anak akan membuat
konsentrasi mereka berkurang.
konsentrasi mereka berkurang.
Untungnya, dengan cepat Hashirama dan dan Madara melempar batu yang
ada di genggaman mereka ke arah
ada di genggaman mereka ke arah
kunai dan pisau itu. Adik mereka berhasil diselamatkan, namun dari sinilah
masalah itu dimulai. Kedua batu tadi tenggelam ke sungai, sebagai pertanda
tenggelamnya perasaan Madara.
masalah itu dimulai. Kedua batu tadi tenggelam ke sungai, sebagai pertanda
tenggelamnya perasaan Madara.
"Aku tak peduli kau siapa, aku tak akan pernah memaafkan siapapun yang
menyakiti saudaraku!!"
menyakiti saudaraku!!"
ucap Madara. Ia dan Hashirama kini saling menatap.
"Kelihatannya kita memang tak akan bisa mencapai mimpi bodoh itu." ucap Madara. "
Ya, tentu saja. Karena bagaimanapun ..."
"Madara, kau..." Hashirama masih tetap berpegang teguh pada keyakinannya.
"Kita belum kenal terlalu lama, tapi aku lumayan menikmatinya. Hashirama..." ucap Madara.
"Hmm, jadi sekarang tiga lawan tiga, ya? apa menurutmu kau bisa menanganinya, Madara?"
tanya ayahnya.
tanya ayahnya.
"Tidak." jawab Madara. "Hashirama lebih kuat dariku. Kalau kita bertarung dengan mereka
sekarang, kita akan kalah."
sekarang, kita akan kalah."
"Lebih kuat dari kakak?" Izuna tak menyangka.
"Begitu ya, padahal kupikir dia tak sekuat itu..." ucap Dajima.
"Kami pergi dulu, sampai jumpa." ucap Madara, kemudian membalikkan badan.
"Madara, kau!" Hashirama masih belum puas, "Kau tak benar-benar menyerah, kan?
Akhirnya kau sama..."
Akhirnya kau sama..."
"Kau adalah Senju... Aku sangat tidak mengharapkannya." ucap Madara.
"Saudara-saudaraku dibunuh oleh klan Senju. Selanjutnya, kita akan bertemu di medan
pertempuran.
pertempuran.
Hashirama... Senju. Aku adalah, Uchiha... Madara." Sharingan Madara bangkit dengan
sebuah tomoe.
sebuah tomoe.
"Ayah, lihat! mata kakak!" seru Izuna.
"Fufufu, pada akhirnya kami tak bisa mendapat informasi mengenai Senju, tapi sebagai
gantinya kami mendapat hal yang bagus." ucap Dajima.
"Apakah sharingannya... baru saja bangkit?" ucap Butsuma.
Mulai dari saat itu, mulai dari ketika mata sharingannya bangkit, Madara memutuskan untuk
benar-benar melawan Hashirama, yang pernah menjadi temanya.
Berkali-kali, mereka terus bertarung, bertarung, dan bertarung.
Berkali-kali, mereka terus bertarung, bertarung, dan bertarung.
Dan tanpa sadar, mereka telah menjadi kepala dari klan masing-masing.
Hashirama menjadi ketua klan Senju,
Hashirama menjadi ketua klan Senju,
sementara Madara menjadi ketua klan Uchiha. Mereka sampai pada posisi terjauh dari mimpi
yang pernah mereka ingin wujudkan bersama.
yang pernah mereka ingin wujudkan bersama.
Berkali-kali, kedua klan itu melakukan pertempuran. Sampai pada suatu titik,
Tobirama berhasil menusuk tubuh Izuna dengan pedangnya, "Hiraishingiri!!!"
Tobirama berhasil menusuk tubuh Izuna dengan pedangnya, "Hiraishingiri!!!"
"Izuna!!!" Madara berlari menuju adiknya.
"Madara, kau tak akan bisa menang melawanku." ucap Hashirama,
"Mari kita... Akhiri semua ini."
"Mari kita... Akhiri semua ini."
Sejauh apapun mimpi mereka, Hashirama tetap tak mau membuangnya. Selamanya,
ia percaya kalau itu akan terwujud. "Kalau shinobi terkuat, Uchiha dan Senju
menyatukan kekuatan, negara akan berhenti mencari klan shinobi untuk melawan kita.
Dan suatu hari nanti, pertarungan akan selesai."
menyatukan kekuatan, negara akan berhenti mencari klan shinobi untuk melawan kita.
Dan suatu hari nanti, pertarungan akan selesai."
Madara sempat tertegun sejenak. Tapi di kondisi sekaratnya, Izuna mengingatkan,
"Jangan, kakak... Jangan biarkan dia menipumu!"
"Jangan, kakak... Jangan biarkan dia menipumu!"
Boffttt!!! Madara dan adiknya menghilang, kabur.
Pada pertarungan selanjutnya, Madara kembali dengan sebuah mata baru. Ya,
saat itu ia telah memperoleh Eternal mangekyou Sharingan. "Adikku mati akibat luka itu...
Tapi, dia meninggalkan kekuatan ini padaku, untuk melindungi klan Uchiha!!"
saat itu ia telah memperoleh Eternal mangekyou Sharingan. "Adikku mati akibat luka itu...
Tapi, dia meninggalkan kekuatan ini padaku, untuk melindungi klan Uchiha!!"
"Aku sudah mengirim surat perjanjian genjatan senjata." ucap Hashirama,
"Kalau kau memang ingin melindungi klan Uchiha, mari kita hentikan pertempuran ini!!!"
"Kalau kau memang ingin melindungi klan Uchiha, mari kita hentikan pertempuran ini!!!"
"Hashirama, sampai kapan kau akan berhenti memikirka mimpi kekanak-kanakkanmu itu!?
Kami tak akan pernah melakukannya!!" Madara mengeluarkan Susano'o. Tapi meski begitu,
setelah pertarungan penuh satu hari, akhirnya untuk pertama kalinya Madara berhasil dijatuhkan.
Kami tak akan pernah melakukannya!!" Madara mengeluarkan Susano'o. Tapi meski begitu,
setelah pertarungan penuh satu hari, akhirnya untuk pertama kalinya Madara berhasil dijatuhkan.
Madara tergeletak di tanah, sementara Hashirama, Tobirama, dan anggota klan Senju lainnya
berada di sebelahnya.
berada di sebelahnya.
"Madara, ini akan menjadi akhir untukmu..." Tobirama hendak menusuk tubuh Madara.
"Tunggu, Tobirama." ucap Hashirama.
"Tapi kenapa, kakak!? Ini kesempatan kita, kan!?"
"Aku tak akan membiarkanmu menyentuhnya."
Tobirama tak bisa berkata-kata lagi.
"Hmm, apa kau ingin melakukannya langsung, Hashirama? Kalau begitu cepatlah."
ucap Madara. "Kalau kau melakukannya, aku akan puas."
ucap Madara. "Kalau kau melakukannya, aku akan puas."
"Kalau kami membunuhmu, kepala mereka, maka generasi muda klanmu akan membalas
dendam mereka pada kami." ucap hashirama.
dendam mereka pada kami." ucap hashirama.
"Tak ada lagi klan Uchiha yang masih memiliki perasaan seperti itu." ucap Madara.
"Tidak, aku yakin pasti masih ada." ucap Hashirama. "Tak bisakah kita menyelesaikan
ini seperti yang kita bicarakan sebelumnya?"
ini seperti yang kita bicarakan sebelumnya?"
"Kau tahu kita tak mungkin bisa. Aku sudah tidak sepertimu lagi." ucap Madara.
"Aku sudah tak punya saudara tersisa lagi. Dan aku tak bisa mempercayaimu."
"Bagaimana cara, untuk membuatmu percaya pada kami?" tanya Hashirama.
Sejenak Madara terdiam, kemudian memberikan sebuah penawaran yang sulit.
"Kalau kau memang ingin
"Kalau kau memang ingin
aku mempercaya klanmu, bunuhlah adikmu, atau dirimu sendiri."
Bersambung ke Naruto Chapter 625











Tidak ada komentar:
Posting Komentar